MYTH AND FACTS - (MITOS) DAGING AYAM

ilustrasi

 

MITOS : DAGING AYAM

 

 

Hallo everybody everyhuman in the world!. Semoga sehat selalu ya. Akhir bulan tetap harus semangat ya, sebentar lagi tanggal muda lagi kok hehe.

Oke kali ini mimin mau berbagi info nih mengenai mitos daging ayam!

 

Siapa yang gak suka sama daging ayam? Mimin juga suka, apalagi dikasih gratis.

Selain rasanya enak dan kaya akan protein. Banyak orang menggemari dengan hidangan ayam. Contohnya yang terkenal KFC, Geprek Bensu, dll.

Ayam juga punya mitos sendiri loh!

Apa aja sih?

 

 

 

 

Berikut mitos dan fakta daging ayam :

-         MAKAN BRUTU AYAM BIKIN PIKUN DAN BODOH (MITOS)

+ Faktanya, tidak ada hubungannya antara brutu bikin pikun loh!, justru kaya akan proten!. Tapi kalau mimin sih lebih suka ke kulit ayamnya sih hehe.

-         LAKI-LAKI MAKAN SAYAP AYAM AKAN DI TINGGAL SAMA ISTRINYA (MITOS)

+ Faktanya, tidak benar loh!. Namun bagian sayap ayam sering di suntik hormon dan berpotensi menyebabkan kanker!, hiiii ngeri yaa... padahal mimin suka banget bagian sayap ayam.

-         MAKAN LEHER AYAM BIKIN SUARAMU “LANTANG” (MITOS)

+ Tidak ada hubungannya ya sob, mitos ini berkembang karena kemampuan ayam dalam berkokok, padahal sih gak ada hubungannya sama sekali.

-         MAKAN CEKER AYAM BIAR PINTER “MENGAIS” REJEKI (MITOS)

+ tidak ada hubungannya ya sob, ini hanyalah dongeng belaka. Biar anak-anak suka dan mau makan ceker karena harganya relatif murah di pasar. Cocok juga buat usaha contohnya ceker pedas,dll.

 

Nah begitulah rangkuman kali ini mengenai mitos daging ayam. Dengan kalian subscribe blog ini dan bagikan ke teman kalian. Mimin akan semangat bikin konten hampir tiap hari loh! Ulasan selanjutnya mengenai usaha dengan berbagai olahan daging ayam yang bisa kalian tiru di rumah!.

Comments

Popular posts from this blog

PROFIL RRQ AP aka ( ANDRIAN PAULINE ) : Dari Agama, Karir, serta Bocornya Discord “Jangan ada lagi #VIVAROAR”

BOCAH SUBANG (12 TAHUN) MENINGGAL KARENA KECANDUAN GAME ONLINE

Classmeeting Agenda Tahunan setelah Semesteran